Direktur Teknis MotoGP Soal Kontroversi Tekanan Ban: Protokolnya Memang Tidak Akurat – berita 2022

Kabar terbaru indonesia mengenai “Direktur Teknis MotoGP Soal Kontroversi Tekanan Ban: Protokolnya Memang Tidak Akurat” dan disajikan dengan beda hanya di www.bursabola.me,

bursabursabola.me Direktur Teknis MotoGP, Danny Aldridge, merilis pernyataan resmi untuk menanggapi kontroversi dugaan pelanggaran batas minimum tekanan ban. Lewat MotoGP.com, Aldridge tidak membenarkan adanya pelanggaran, tapi menyatakan seluruh pihak yng terlibat mengaku sistem penghitungan tekanan ban hari ini tidak akurat.

Batas minimum tekanan ban MotoGP ialah 1,9 bar atau 27,6 psi untuk ban depan dan 1,7 bar atau 24,6 psi untuk ban belakang.

Namun, dugaan pelanggaran batas minimum ini terkuak ke publik sesudah Mat Oxley, jurnalis Motor Sport Magazine, mendapat bocoran anomali data ban balapan di Jerez dari insinyur salah satu pabrikan.

Dari data itu, ada empat rider yng berkendara dengan tekanan ban ngga sesuai regulasi. Mereka ialah Pecco Bagnaia (ban depan), Jorge Martin (ban depan), Andrea Dovizioso (ban belakang), & Alex Rins (ban depan).

Sekilas kutipan kata-kata bijak/motivasi

Hiduplah bijak dalam mengambil keputusan dan siap menerima kenyataan tanpa penyesalan, ini cara sederhana mengurangi kegundahan/penderitaan.

Bagnaia & Martin bahkan berkendara dengan tekanan ban depan di bawah regulasi sepanjang balapan (25 lap).

TERKAIT: Alex Rins Nangis Sesaat Tahu Suzuki Ingin Tinggalkan MotoGP, Prihatin dari-pada KruTERKAIT: Jadwal Lengkap MotoGP Prancis di Sirkuit Le Mans, 13-15 Mei 2022

Baca terus berita hanya di www.bursabola.me, keyword terindex diartikel ini : direktur,teknis,motogp,soal,kontroversi,tekanan,ban:,protokolnya,memang,tidak,akurat, minimum, pelanggaran, bagnaia, balapan

Tak Berkategori

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *